Skip to main content
TravelNimble

follow us

Walking tour explore tempat wisata di Guilin (Day 6 of 141 on the road)

Hujan deras mengguyur kota Guilin dari pagi sehingga waktu untuk mengexplore tempat wisata kota Guilin pun tertunda. Menghabiskan waktu, saya berbincang-bincang dengan traveler lain di common room Ease hostel. Sepasang suami istri lanjut usia yang berasal dari Eropa, yang saya lupa dari negara mana tepatnya, tiba di Guilin dari Zhangjiajie National Park.

Pernah nonton film Avatar kan? Hallelujah Mountain di film avatar tersebut katanya diinspirasi oleh "Heavenly Pilar" di Zhangjiajie National Park ini. Dan Heavenly Pilar ini adalah salah satu must-list saya selama 24 hari di traveling di China. Sebenarnya agak deg-degan membayangkan bahwa saya akan trekking sendiri di gunung. Bisa sih naik lift tapi harganya lumayan mahal, udah gitu, katanya nih, antrian untuk naik lift ini lumayan panjang. Membayangkan antri saja saya sudah malas apalagi ditambah harus bayar mahal. I have to say Big No!

Jadi sambil menunggu hujan reda, sebisa mungkin saya mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya dari pasangan suami-istri tersebut. Medan trekking-nya seperti apa? Sepi tidak? Trekking sulit tidak? Apakah cukup aman untuk solo female traveler? Ya walaupun saya sudah membaca informasi dari beberapa blog tetap saja feedback langsung itu berguna. Mengobrol tentang sesuatu yang membuat kita excited memang membuat waktu cepat terlalu. Hujan sudah mulai berhenti, saya pun pamit untuk memulai "walking tour" explore tempat wisata di Guilin.

Waktu sudah menunjukkan pukul 14.30 saat saya keluar dari Ease Hostel. Langit masih ditutupi awan hitam dan angin pun bertiup dengan sangat kencang, mungkin karena pengaruh typon Mangkhut di Guangzhou. Dari hostel saya berjalan ke tempat wisata Guilin yang pertama yaitu, Elephant Trunk Hill yang berada di area wisata "Two River and Four Lakes Elephant Hill Scenic Area".

Karena luasnya area ini, tiket masuk dibagi ke dalam beberapa zona atau kalau memang punya waktu yang cukup lama bisa juga beli tiket terusan untuk semua zona. Dari tempat ini kita bisa melihat view kota Guilin dengan indah. Sayangnya karena mendung dan waktu yang tidak banyak, saya numpang foto saja diluar.

Menyenangkan jalan di area ini karena trotoarnya yang sangat lebar plus sangat adem karena di pinggir jalan terdapat pohon-pohon rindang. Dari sini saya melanjutkan perjalan ke Sun and Moon Pagoda, tidak jauh, hanya sekitar 20 menit jalan kaki. Mau ngambil foto dari sisi mana saja bagus kok, tapi malam hari memang jauh lebih bagus dibanding siang hari.

Baca juga : Tempat wisata menarik di Guilin

Waktunya wisata kuliner di Zhengyang Pedestrian Street. Apa saja yang ada di sini? Banyak, mulai toko oleh-oleh, obat-obatan dan lain-lain. Tapi tujuan utama saya kesini tentu saja food alley-nya. Kamu bisa menemukan berbagai jajanan pasar disini, mulai dari cumi bakar, scallop bakar, kepiting dan lain-lain. Saya hanya mencoba 1 jenis makananan kaya scallop seharga CNY 10 yang cukup mengenyangkan buat plus 1 porsi mangga potong. Ingin makan besar? Banyak tersedia resto-resto kecil juga di area ini, tinggal pilih saja.

Lokasi Zhengyang Pedestrian Street, yang merupakan salah satu spot wisata yang wajib kamu kunjungi di Guilin dekat dengan Zhongsan Middle Road. Di Zhongsan Road ini kamu bisa menemukan toko-toko baju, kosmetik dan makan fast food seperti KFC, Pizza Hut dan juga MCDonald's. Saya melalui jalan ini untuk kembali ke Shanhu Lake, sesekali masuk ke toko-toko di pinggir jalan untuk window shopping.

Matahari sudah mulai terbenam saat saya sampai di area Shanshu Lake, tapi kali ini saya berada di sisi yang berbeda dari Sun and Moon Pagoda yang sudah mulai memamcarkan cahaya dari kejauhan. Di sisi Shanhu Lake ini, terdapat taman kecil yang asri, disediakan beberapa kursi untuk istirahat. Di area tertentu taman dipasangi lampu warna warni sehingga memberikan warna yang berbeda di taman. Indah! Hampir setengah jam saja berada di area ini, cukup lama ya.

Menyusuri Shanhu Lake di malam hari cukup menyenangkan dan banyak spot menarik. Salah satu spot yang sangat menarik untuk lokasi foto adalah jalan underground di bawah Zhongsan Middle Road.

Menyusuri jalan di sepanjang Shanhu Lake ini cukup menyenangkan, pencayaha-an yang cukup sehingga nyaman berjalan walaupun malam hari. Tak jauh berjalan saya menemukan lokasi Crystal Glass Bridge yang berganti ganti warna. Mau foto di tengah jembatan? Bisa kok, tapi harus bayar dulu sekitar CNY 10/orang. Shanhu Lake di malam hari sangat indah diterangi lampu warna warni. Hampir semua bangunan seperti gazebo, jembatan-jembata dihiasi dengan lampu yang warnanya berganti-ganti.

Sekitar 20 menit kemudian, saya tiba di Gunanmen Gate, yang dulunya merupakan pintu kota (city wall/city gate). Biasa saja sih, apalagi pengunjung tidak diijinkan untuk masuk kedalam kawasan tersebut. Disini terdapat pohon beringin yang sudah berusia lebih dari 1000 tahun, yang katanya sih menjadi iconic tempat ini, tapi karena malam saya begitu memperhatikannya.

Di pinggiran danau, terdapat gazebo gazebo yang dipergunakan warga untuk kumpul-kumpul, beraktivitas ataupun latihan musik. Sudah pukul sekitar 20.30, perut saya sudah minta diisi. Saya kembali ke arah hostel dan mencari makan di daerah hostel dan dalam perjalanan pulang, tiba-tiba hujan gerimis turun. Untung bawa payung.

Baca juga : Toilet China sangat kotor, benarkah?

Tidak begitu banyak restaurant yang masih buka di sekitar hostel dan rata-rata mereka tidak bisa bahasa Inggris. Sudah malas berjalan jauh, saya masuk saja ke sebuah restaurant kecil. Menu yang mereka sodorkan bahasa China dan mereka tampaknya bingung mau ngomong apa. Daripada capek, saya pesan saja yang ada gambarnya dan kelihatannya enak dan harganya tidak mahal.

Sepertinya si waitress ingin menjelaskan sesuatu tapi karena dia datang menyamperi saya dan ngomong dalam bahasa China yang saya tidak tahu dia ngomong apa. Menggunakan google translate pun agak membingungkan translate-nya, tapi kalau aku tebak tebak kayanya dia mau bilang mengandung babi. Tentu saja tidak masalah. Dia kembali ke dapur, berbicara dengan rekannya dan terdengar gelak tawa. Tak lama makanan saya datang, rasanya lumayan enak dan saya dikasi bonus sayuran. Ending yang baik untuk menutup hari ini.








You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar