Skip to main content
TravelNimble

follow us

Stop Over in Singapore (Day 2 of 141 on the road)

Saya punya waktu efektif 1 hari penuh sebenarnya untuk explore tempat wisata di Singapore ini, tetapi saya ingin mengisi hari ini dengan santai. Jadwal utama hari ini adalah urusan banking yang sudah lama kepending dan juga ketemu beberapa orang teman di Singapore. Flight saya dari Singapore ke Guangzhou baru besok subuh, tetapi demi kenyamanan dan biaya transportasi saya akan menginap di Changi airport. Jadi setelah sarapan dengan santai di hostel, saya check out, dan tentunya menitip backpack di resepsionis.

Urusan banking saya ada di Tanjung Pagar, jadi sekalian nostalgia-lah. Tak banyak perubahan yang terjadi semenjak kunjungan saya beberapa tahun yang lalu. Kelar urusan di banking di Tanjung Pagar lanjut lagi urusan banking lainnya ke Bedok. Sambil menunggu waktu appointment dengan seorang teman di Lavender MRT, saya memesan mie di salah satu hawcker centre di komplek HDB daerah Bedok. Harga-harga makanan tampaknya sudah mengalami kenaikan sekitar rata-rata S$ 1/porsi.

Kelar di Lavender ketemuan dengan seorang teman, saya duduk-duduk santai di area Merlion Park, people watching, sambil menunggu Astrid pulang kantor. Kita janjian ketemuan di Marina Square dan setelah itu dilanjutkan ke Garden by the Bay, kebetulan saya belum pernah ke Garden by the Bay. Saya sangat senang dengan people watching apalagi di salah satu icon wisata Singapore ini. Ada saja tingkah orang-orang untuk mendapatkan foto yang bagus maupun yang lucu-lucu. Seru melihatnya.

Akhirnya waktu ketemuan dengan Astrid pun sampai, saya berjalan santai ke Marina Square. Karena memang sudah waktunya makan malam, kita makan dulu di food court di Marina Square sambil bertukar berita yang sepertinya tidak ada habis-habisnya yang mau dirumpiin.

Perut kenyang, kami pun bergerak ke arah Garden by the Bay dengan MRT. Sepertinya sedang ada light festival di Dragonfly Lake, karena danau ini dihiasi dengan light-light berupa naga, ikan dan lain-lain. Cantik buat difoto.

Dari area ini kami menyebrangi dragonfly bridge menuju area Supertree Groove, salah satu spot yang paling populer di Garden By the Bay ini. Dari dragonbly bridge kita juga bisa mendapatkan akses foto yang cukup bagus ke Marina Bay Sand dan Singapore Flyer. Karena memang kami tidak ada niat naik ke Supertree Groove-nya, tidak banyak waktu yang kami habiskan disini. Cuma mengambil beberapa foto dan video dan kamipun selesai di Garden By the Bay ini, waktunya mengucapkan goodbye.

Setelah cukup beristirahat di hostel, saya pun berangkat ke airport dengan MRT. Saat di escalator Changi Airport, saya melihat seorang wanita muda dengan backpacknya yang sangat besar. Backpack Deuter 60L saya tidak ada apa-apanya jika dibandingkan dengan backpacknya. Dia melemparkan senyum saat mata kami kebetulan bertemu. Dan perpincangan pun dimulai dan memutuskan untuk mengemper bersama di Changi Airport, kebetulan kami menuju terminal yang sama. Penerbangan kami hanya selisih sekitar 1 jam, saya berangkat sekitar jam 5 pagi ke Guangzhou, sedangkan dia berangkat ke Taiwan jam 6 pagi.

Dia baru menyelesaikan working visa holidaynya selama 2 tahun di Australia dan juga baru menyelesaikan trip kurang lebih 2 bulan di New Zealand. Beralaskan kain kami mencoba membaringkan badan di lantai airport yang cukup dingin. Walaupun rasanya tidak akan bisa memejamkan mata paling tidak bisa meluruskan punggung. Tidak ada tempat yang nyaman untuk menginap di Changi Airport ini jika belum masuk ke area ruang tunggu, tetapi kita tidak ada pilihan lain.



You Might Also Like:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar