Skip to main content
TravelNimble

follow us

Panduan Pendakian Gunung Rinjani Lombok Bagi Pemula

Gunung Rinjani yang tingginya 3726 mdpl berada di desa Sembalun, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Keindahan alamnya tidak perlu diragukan lagi sehingga menjadi salah satu favorit pendakian para pendaki Indonesia maupun mancanegara. Tapi walaupun begitu, keindahan alamnya berbanding lurus dengan jalur trekkingnya. Jalur trekking gunung Rinjani ini merupakan salah satu yang terberat apalagi buat pemula seperti saya.

Tapi bukan berarti menjadi sebuah hambatan bagi kita pendaki pemula. Sepanjang ada kemauan yang dibarengi dengan latihan fisik/lari, semua pasti bisa. Saya tergolong pendaki pemula atau sebenarnya bisa dikatakan bukan pendaki-lah, karena sejujurnya saya lebih suka main pantai dibanding naik gunung. Tapi karena saya pecinta keindahan alam, keindahan Rinjani ini sangat menggoda saya.

Ada beberapa jalur untuk mendaki Rinjani yaitu jalur Torean, Senaru, Sembalun , tapi pada umumnya pendaki mengambil jalur sembalun dan senaru. Naik dari jalur sembalun dan turun dari jalur senaru, karena bisa menghemat rute sepanjang 700m ketingggian.

Jalur sembalun rutenya memang lebih panjang, tapi medannya lumayan landai, hanya saja lebih panas karena melewati padang savana yang luas. Sedangkan jika melalui jalur Senaru, rutenya lebih pendek tetapi akan melewati tanjakan tanpa jeda hanya saja cuacanya lebih adem karena melewati hutan.

Pendakian Rinjani ini merupakan salah satu rangkaian dari itinerary kami Explore Nusa Tenggara Barat di bulan Mei 2015, naik melalui jalur Sembalun dan turun melalui jalur Senaru. Berapa lamakah waktu pendakian dari satu pos ke post yang lain? Berikut ini panduan pendakian Rinjani Lombok bagi pemula dan juga timing actual yang kami lakukan

Rute Pendakian Rinjani Jalur Sembalun

1. Pintu Masuk Sembalun (1156 mdpl) - Pos 1 (1300 mdpl) = 1,5-2 jam.
Dari Rinjani Information Center (RIC) ada 2 jalur yang bisa dipilih untuk memulai pendakian yaitu dari jalur pintu gerbang RIC dan jalur Bawak Nao. Jika memilih dari jalur pintu gerbang RIC, maka dari RIC tinggal jalan ke arah gerbang RIC. Jalur awal gerbang RIC sampai dengan gerbang terakhir merupakan tanah berbatu yang tidak rata, biasanya pendaki lebih banyak naik pick up untuk jalur pertama ini, dengan lama perjalanan sekitar 30 menit. Dan dari gerbang terkahir, baru mulai trekking dengan lama perjalanan sekitar 1 jam.

Jika pendakian dimulai dari Bawak Nao, pendaki harus naik kendaraan dulu sekitar 15 menit melewati jalan aspal utama. Jalur ini bisa mempersingkat waktu pendakian sekitar 1 jam dibandingkan dengan jalur pintu RIC dengan catatan kalau pendaki tidak naik pick up sampai gerbang terakhir. Selain itu pemandangannya lebih bagus.

Trekking yang kita lewati di jalur ini masih cenderung landai, melewati hamparan savana yang luas. Kami mengambil jalur Bawak Nao, dengan lama perjalanan sekitar 3 jam (12.45-15.45)

2. Pos 1 - Pos 2 (1500 mdpl) = 1 jam
Jalurnya masih berupa hamparan savana dengan medan trekking mulai menanjak sedikit tapi tidak berat. Pos 2 ini juga bisa dijadikan option untuk kemping. Terdapat sumber air disini, tetapi hanya kalau musim hujan. Waktu kami kemari bulan Mei, sumber airnya sudah kering. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 1,5 jam (16.20 - 18.00)

3. Pos 2 - pos 3 (1800 mdpl) = 2-3 jam
Medan trekking dari dari pos 2 ke pos 3 sudah mulai banyak tanjakan, masih masih didominasi oleh padang savana. Pos tiga terletak di atas sungai mati dengan ketinggian 1800 mdpl. Terdapat sumber air disini. Biasanya pendaki lebih banyak menginap disini dibanding di pos 2. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 2,5 jam (08.30 - 11.00)


4. Pos 3 - Plawangan Sembalun (2639 mdpl) = 4-6 jam
Tahap ini merupakan tahap terberat pendakian gunung Rinjani, karena kita harus melewati 7 bukit penyesalan. Pendakian dengan tanjakan tiada henti. Medan trekking masih hamparan savana, sepanjang mata memandang dari ketinggian yang kita lihat hanyalah savana dan savana dengan beberepa pohon-pohon. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 4,5 jam (11.30 - 16.00)

Note : Jalur 7 bukit penyesalan sudah ditutup, sekarang diahlihkan ke jalur 9 bukit penderitaan.

5. Plawangan Sembalun - Puncak Rinjani (3726 mdpl) = 4-6 jam
Medan trekking adalah tanah, batu dan medan pasir dengan batu kerikil. Kita harus meniti bibir kawah dengan margin safety yang pas-pasan. Di 200m ketinggian terahir, medannya lebih sulit karena medannya pasir dengan batuan kerikil. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 4,5 jam (01.00 - 05.30)

6. Puncak Rinjani - Plawangan Sembalun = 2-3 jam
Medan trekking adalah tanah, batu dan medan pasir dengan batu kerikil. Sebelah kanan dan kiri adalah jurang, sesekali kita masih bila melihat danau Segara Anak di sebelah kiri. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 2,5 jam (07.30 - 10.00)


7. Plawangan Sembalun - Danau Segara Anak (2000 mdpl) = 3-4 jam
Dari Plawangan Sembalun kita harus menuruni pinggiran tebing yang curam dan berbatu. Jalurnya berbahaya, harus extra hati-hati. Di sisi timur kaldera terdapat Gunung Baru (gunung barujari), dengan ketinggian 2296-2376 mdpl. Terdapat sumber air minum juga di area kemping danau Segara Anak ini, yang berjarak sekitar 200m, tidak jauh dari lokasi pemandian air panas. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 4,5 jam (13.30 - 18.00)

Note: Harap hati-hati jika mandi di pemandian air panas yg berbentuk kolam dengan air terjun di area sekitar sumber mata air karena berbahaya, sudah ada kasus pendaki yang meninggal terseret arus saat mandi disini. Sebaiknya mandi di pemandian pertama yang letaknya diatas, berbentuk kolam kecil dengan kedalaman sepaha dewasa.

Rute Pendakian Jalur Senaru (kami turun melalui jalur Senaru)

9. Danau Segara Anak - Plawangn Senaru (2461) = 3-5 jam
Medan trekking ke Plawangan Senaru ini terbagi dua yaitu, Plawangan Senaru ke Batu Ceper dan Batu Ceper ke Plawangan Senaru. Menurut saya medan yang paling berat adalah Plawangan Senaru ke Batu Ceper. Kita harus mendaki tebing curam dengan kemiringan sampai 70 derajat, terkadang lutut harus ketemu dada agar bisa memanjat dinding curam. Sementara jalur trekking dari batu ceper menuju pelawangan senaru adalah pinggiran tebing degan jurang yang dalam, jadi harus extra hati-hati. Lama perjalanan yang kami tempuh dari Danau Segara Anak ke Batu Ceper 2 jam (10.30-12.30) dan Batu Ceper ke Plawangan Senaru sekitar 2 jam (12.45-14.45), Total perjalanan sekitar 4 jam.


10. Plawangan Senaru - Pos 3 = 2-3 jam
Jalur dari Plawangan Senaru ke Pos 3 sudah mendingan dibanding dengan jalur danau segara anak-plawangan, jalurnya sudah mulai menurun. Medan trekkingnya didominasi dengan lahan terbuka, tanah yang berbatu-batu. Mendekati pos 3, jalur trekking sudah didominasi oleh hutan. Di pos tiga ini ada sumber air minum, bisanya pendaki kemping disini sebelum turun Rinjani. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 3 jam (15.30 - 18.30)

11. Pos 3 - Pos 2 = 2-3 jam
Medan trekking ini adalah adalah jalan setapak berbatu batu dan akar-akar pohonan, jalanan berupa "turunan". Maulai dari pos 3 jalur trekking didominasi oleh hutan sehingga trekking disini lebih adem, tapi kalau trekking malam hari memang membuat dada berdebar-debar. Pos 2 jarang digunakan sebagai tempat menginap karena katanya angker dan juga sumber air tidak ada. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 3 jam (19.00 - 22.00)


12. Pos 2 - Pos 1 = 1,5-2 jam
Hampir sama dengan jalur trekking pos 3 ke pos 2, jalur trekking hutan, jalan setapak berbatu dan akar-akar pohonan. Tidak terlalu capek karena jalan setapaknya berupa turunan. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 2,5 jam (22.00 - 00.30)

13. Pos 1 - Pintu Masuk Senaru = 1 jam
Jalur pos 1 ke pintu pintu masuk senaru sudah cukup gampang, jalan setapak. Akar-akar pohonan juga sudah banyak berkurang. Pohon-pohon tinggi pun tidak selebat jalur sebelumnya. Jalan setapaknya didominasi dataran dan turunan. Lama perjalanan yang kami tempuh sekitar 1,5 jam (00.30 - 02.00)

Di pintu masuk Senaru ini ada warung jika ingin istirahat sebentar. Ada bale-bale juga disini. Kami bermalam disini sebelum turun besok paginya ke desa Senaru. Dari sini, desa senaru berjarak sekitar 30 menit jalan kaki melalui jalan setapak.

Lama pendakian yang kami lakukan diatas rata-rata, karena dua dari kami adalah pemula plus kami tidak menyewa porter untuk membawa tas backpack kami. Tapi jujur, walaupun lelah, ada kepuasan tersendiri.

Jadi, naik Rinjani buat pemula? Kenapa tidak.

You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar