Skip to main content
TravelNimble

follow us

Tempat yang harus dikunjungi di Puerto Princesa: Underground River

Kami tiba di terminal San Jose di Puerto Princesa sekitar pukul 3.30 pagi. Masih banyak tricyle yang berkeliaran di seputar terminal, tapi tentunya sebelum naik pastikan harga yang mau kamu bayarkan sampai tujuan. Kami membayar tricyle sebesar PHP 100 sampai Blue Lagoon hotel, tempat kami menginap di Puerto Princesa satu malam. Tentunya karena masih kepagian kami belum bisa check in, tetapi pasti jauh lebih proper menunggu di lobby hotel di banding di terminal bus.

Tour underground river sudah saya booking dari Jakarta melalui Blue Lagoon hotel sehingga kami hanya tinggal menunggu jemputan di hotel. Sambil menunggu jemputan kami menyempatkan diri untuk bersih bersih dan menikmati sarapan di hotel.

Jemputan datang sedikit lebih telat dari jadwal yang ditentukan, sepertinya karena menjemput tamu tamu lain. Kami berangkat dengan van menuju Sabang Port yang merupakan pintu masuk untuk Underground River yang berjarak sekitar dua jam dari kota Puerto Princesa. Setelah registrasi kita menunggu giliran untuk berangkat dengan kapal, perjalanan dengan kapal sekitar 20 menit. Antrian kapal disini sangat bagus. Pengelola telah mengatur sedemikian rupa sehingga setiap kapal mempunyai nomor yang berbeda-beda. Masing masing kelompok tour akan diarahkan ke kapal masing-masing dan kapal ini juga yang akan membawa kita kembali ke Sabang Port ini.

Underground River berada di Taman Nasional Puerto Princesa yang dilindungi, merupakan salah satu New 7 Wonders of the World dan merupakan salah underground river yang terpanjang yang bisa diakses di dunia dan juga merupakan UNESCO World Heritage site. Sungai ini melalui gua dibawah gunung yang alirannya berakhir di laut , panjangnya sekitar 8.2km tetapi untuk turis hanya bisa mengakses sampai 1.5km, boat tour sekitar 45 menit.
Didalam gua sangat gelap, setiap kapal dilengkapi dengan sebuah lampu sorot yang akan dipegang oleh penumpang yang paling depan, pendayung kapal berfungsi juga sebagai guide. Sesekali guide akan berhenti di spot spot tertentu, meminta lampu sorot diarahkan ke arah yang ia minta dan memberikan penjelasan. Terdapat staklatit dan staklamit yang menyerupai bentuk bentuk tertentu di dalam gua ini, sesekali kita akan merasakan tetesan tetesan air yang turun dari langit langit gua. Sangat sulit menangkap keindahan tempat ini dengan camera yang kualitasnya biasa-biasa saja, apalagi dengan kurangnya cahaya di dalam gua. Cukuplah direkam dengan mata dan memory, mudah mudahan saja saya tidak lupa.
Tour ini sudah termasuk dengan makan siang prasmanan. Kami dibawa ke restaurant di sekitar Sabang Port, banyak rombongan lain makan disini. Sepertinya tempat ini lumayan terkenal untuk rombongan rombongan tour. Rasa makanannya lumayan enak, banyak pilihan. Setelah makan siang kami melanjutkan perjalanan ke hotel di Puerto Princesa.

Baca juga : Jelajah pantai-pantai indah di El Nido, Palawan

Apalagi yang bisa dilakukan di Puerto Princesa? Tentunya explore kotanya. Mengunjungi mall-nya yang tidak begitu besar, membeli oleh oleh manisan mangga yang terkenal di negara Filipina ini. Dan kami juga menyempatkan untuk menikmati live music di Tiki Restobar, merupakan salah satu cafe yang cukup terkenal di Puerto Princesa.




You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar