Skip to main content
TravelNimble

follow us

Liburan seminggu di Filipina: Manila,Puerto Princesa dan El Nido

Filipina! Tidak ada rencana untuk mengunjungi negara ini, tapi tiket murah tidak pernah bisa aku tolak. Bagaimana tidak? Hanya dengan sekitar IDR 600.000 sudah bisa liburan di Filipina.

Bagi traveler yang pertama sekali mengunjungi Filipina, pada umumnya mereka memasukkan Cebu dan Manila sebagai tujuan mereka.
Tapi karena saya kurang tertarik dengan Cebu, rute saya alihkan ke Palawan yang terkenal dengan keindahan pantai dan alam bawah lautnya.

Selama satu minggu di Filipina saya mengunjungi kota Manila, Puerto Princesa dan EL Nido.
1. MANILA - 2 Hari
Kota ini hanya digunakan sebagai kota transit sebelum ke Puerto Princessa dan El Nido jadi kami tidak menginap di kota ini. Kesan pertama yang saya dapatkan saat naik bus dari airport ke pusat kota Manila adalah macet. Kotanya terlihat seperti Jakarta pinggiran. Banyak penjual asongan di jalanan, di jembatan dan juga di pintu keluar MRT.

Di hari pertama saat tiba di Manila sebelum penerbangan ke Puerto Princesa, kami sempat mengunjungi Intramuros di pusat kota Manila selama kurang lebih enam jam. Dengan waktu yang cukup singkat, tidak begitu banyak spot yang kami kunjungi di Intramuros.

Baca juga : Explore Intramuros Selama Enam Jam

Sama seperti hari pertama, di hari terakhir kami juga punya waktu sekitar enam jam di Manila. Sebenarnya kami sudah tiba di airport dini hari, tetapi tidak mungkin keluar dari airport, jadi kami menunggu di airport sampai dengan bis beroperasi.

Di hari terakhir sebelum kepulangan ke Jakarta, kami mengujungi daerah Makati yaitu pusat bisnis dan ekonominya Manila. Dari EDSA station naik MRT ke Ayala Station. Di lokasi ini banyak shopping mall yang saling berhubungan satu sama lain. SM Makati Mall, Glorietta dan GreenBelt Mall merupakan mall yang terbesar di daerah Makati ini, mungkin ini seperti Grand Indonesia-nya Indonesia. Tidak banyak penjual oleh oleh di sini, salah satu yang kami temukan berada di SM makati Mall tetapi harga yang ditawarkan lebih mahal dibandingkan di Puerto Princesa, dan pilihannya tidak begitu banyak.

Penjagaan di mall-mall sangat ketat, setiap keluar masuk mall kita discanning walaupun kita memasuki mall yang dihubungkan oleh jembatan penghubung, agak ribet. Di food court sendiri banyak satpam yang berjaga, berdiri di spot-spot tertentu sambil memperhatikan sekeliling. Worry too much-kah atau memberi peluang kerja yang lebih banyak?

2. PUERTO PRINCESA - 2H1M
Puerto Princesa merupakan pintu menuju El Nido dengan perjalanan darat, menurut saya merupakan jalur termurah menuju El Nido karena dari Manila ke Puerto Princesa beberapa pilihan budget air yang harganya tidak terlalu mahal. Jangan lewatkan untuk mengunjungi Underground River di kota Puerto Princesa ini. Punya waktu lebih dari 1 hari di Puerto Princesa? Mungkin kamu bisa explore tempat wisata lainnya di Puerto Princesa.

Hari pertama tiba di Puerto Princesa dari Manila, kami tiba cukup sore sehingga tidak punya waktu untuk explore tempat ini. Hari kedua, kami tiba subuh hari dengan bus dari El Nido dan paginya kami langsung melakukan tour Underground River. Di hari terakhir di El Nido, kami hanya relaxing, mengistirahatkan badan setelah perjalanan yang cukup panjang dan menikmati fasilitas hotel. Penerbangan kami ke Manila berangkat larut malam, untungnya ada free shuttle bus dari hotel ke airport.

Penginapan : Blue Lagoon Hotel

3. EL NIDO - 3H2M
El Nido berada di propinsi Palawan yang terkenal dengan keindahan alamnya. Selain El Nido, sebenarnya ada tempat lain yang kita kungjungi yang tidak kalah menariknya di propinsi ini yatu Coron. Tapi berbuhung waktu kita tidak terlalu panjang, maka kita harus memilih salah satunya dan pilihan saya jatuh pada El Nido. Mungkin karena lebih banyak penerbangan murah ke Puerto Princesa sebagai kota transit menuju El Nido.

Apa saja yang bisa dilakukan di El Nido? Selain aktivitas yang berhubungan dengan laut, kita juga bisa melakukan taraw climbing yang tidak kalah menariknya. Dan bisa juga mengunjungi air terjun dan pantai pantai lain di sekitar El Nido. Menurut saya yang khas di El Nido ini adalah pantainya yang dikelilingi oleh tebing tebing batu, yang kalau dilihat sekilas mirip dengan Halong Bay di Vietnam.

Penginapan : Tay Miloy's Inn dan Makulay Lodge and Villas

Baca juga : Taraw Climbing, salah satu aktivitas menarik di El Nido


Tips dan Info :
1. Bagaimana cara menuju El Nido :
a. Melalui udara : Dari Manila dan beberapa kota besar lainnya di Filipina bisa naik pesawat ke El Nido langsung, tapi biasanya harganya lumayan besar
b. Jalan darat dari Puerto Princesa : Dari Puerto Princesa naik roro bus dengan biaya sekitar PHP 300 atau dengan van dengan biaya sekitar PHP 500, dengan lama perjalanan sekitar 5-6 jam. Untuk menuju Puerto Princesa kita bisa naik pesawat dari Manila yang harga pesawatnya tidak terlalu mahal.
c.Jalan laut dari Coron, tetapi kurang disarankan karena terkadang dari Coron ke El Nido ombak tidak menentu sehingga bisa saja jadwal kapal ditiadakan.
2. Van atau Roro Bus untuk pilihan transportasi darat Puerto Princesa ke El Nido?
Secara pribadi saya lebih menyarankan naik roro bus karena spacenya yang sedikit lebih lebar dibanding van dan jadwal yang lebih banyak dibanding van. Tetapi untuk naik bus ini kita harus ke terminal San Jose sedangkan jika memutuskan naik van, terkadang bisa kamu dapatkan di luar airport.
3. Harga oleh oleh seperti manisan mangga di Manila khususnya mall di seputaran Makati jauh lebih mahal dibanding Puerto Princesa, jadi sebaiknya membeli oleh oleh di Puerto Princesa.
4. Mangga merupakan buah yang dilindungi di Manila, jadi tidak dizinkan membawa mangga keluar dari airport walaupun penerbangan domestik. Mangga yang kami beli di Puerto Princesa yang rencananya buat dimakan di Manila disita petugas airport Puerto Princesa.


You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar