Skip to main content
TravelNimble

follow us

Cara Beli Tiket Kereta China

Dalam menyusun itinerary wisata di China, memilih transportasi antar kota merupakan salah satu poin penting. Selama 24 hari di China kemarin, transportasi antar kota yang saya gunakan adalah kereta. Tidak kalah dengan Jepang dan Korea, jaringan kereta di China ini sangat bagus dengan berbagai pilihan jenis kereta yang bisa kita pilih dan pertimbangkan.


1. Kereta Cepat/Bullet Train/high-speed train
Tidak semua kota di China dicover dengan kereta Cepat/bullet train ini. Dengan kecepatan kurang lebih 300km/jam, jarak antar kota terasa semakin dekat. Kecepatan ini tidak kalah dengan Shinkansen Jepang ataupun TGV Perancis. Kereta cepat ini biasanya dimulai dari huruf G,D atau C.
Terdapat tiga kelas di kereta cepat ini yaitu Business class (paling mahal), kelas 1 yang susunan kursinya 2-2 dan kelas 2 dengan susunan kursinya 2-3. Paling murah tentunya kelas 2 dan kemarin saya naik kereta cepat ini dari Guangzhou ke Guilin.

Kursi bisa diputar 180 derajat, bisa diadjust, terdapat meja lipat seperti yang didalam pesawat dan terdapat juga socket.

Jenis kereta cepat.
Secara umum kereta cepat ini terbagi dua yaitu :
a. Hexieao (CR), kecepatan 300km/jam, space 370cm high dengan legroom yang lebih sempit, terdapat standard electrical socket, wifi hanya tersedia di beberapa jenis kereta biasanya kereta ini ditandai dengan huruf G,D dan C.
b. Fuxinghao (CR), kecepatan 300-350km.jam, space 405cm high dengan legroom yang lebih lebar, terdapat standard electrical socket dan juga USB types, terdapat WIFI yang biasanya ditandai dengan huruf G atau C.

Baca juga : Cerita landing di airport Guangzhou

2. Kereta biasa (slower train)
Jika harga tiket kereta cepat terlalu mahal buat kantong kita, kita bisa beralih ke jenis kereta ini. Memang sih jarak tempunya bisa menjadi 2-3 kali lipat, tapi harganya pun bisa 1/3 dari kereta cepat tergantung kelas yang kita pilih. Jika perjalanan lebih dari 10 jam, maka jenis kereta ini menyediakan sleeper train. Sleeper train ada 2 class yaitu soft sleeper yang harganya hampir sama dengan class 2 bullet train, hard sleeper yang harganya 50% lebih murah dari class 2 bullet train dan ada juga hard seat yang harganya cuma 30% dari bullet train class 2. Saya menggunakan sleeper train hard sleeper 1x dan selebihnya saya menggunakan hardseat untuk menghemat biaya.


CARA PEMBELIAN TIKET KERETA CHINA
1. ONLINE
Pembelian tiket online hanya bisa dilakukan H-30 yang bisa dilakukan di travelchinaguide, china highlights dan di trip.com dengan tambahan biaya service fee sekitar $5-$10. Pembelian online yang saya lakukan di trip.com karena lebih user friendly. Service fee yang dikenakan oleh trip.com sekitar 20-50 yuan/tiket tergantung nominal yang kita bayarkan.

Cara belinya sama saja di aplikasi pembelian tiket di Indonesia. Masukkan asal dan tujuan, tanggal dan kemudian pilih jenis kereta/jadwal yang kita inginkan. Data pesanan harus sama dengan detail yang ada di passport, hati hati dalam menginput. Kita bisa memilih apakah tiket akan dikirimkan ke alamat di China atau kita bisa ambil di station (kita harus print sendiri di tiket counter). Jika kita memilih untuk mengambil di station, datanglah paling tidak 1-2 jam sebelum keberangkatan karena biasanya kita harus mengantri apalagi kalau station kereta yang cukup besar seperti Guangzhou dan Beijing, usahakan datang 2 jam sebelum jadwal kereta. Untuk print tiket cukup serahkan bukti konfirmasi pembelian (tidak harus diprint) disertai dengan paspor.


2. OFFLINE
Pembelian langsung di station. Dengan beli langsung di station kita bisa hemat 20-50 yuan/tiket. Lumayan banget kan ya? Biar nggak ribet dengan kendala bahasa, sebelum ke counter saya sudah pilih jadwal kereta yang diinginkan menggunakan aplikasi dan menyerahkan jadwal yang saya inginkan tersebut ke counter tiket. Jadi tidak sesulit yang ditulikan dalam blog yang pernah saya baca. Apakah tiket selalu tersedia? Kalau bukan hari libur biasanya tiket masih banyak tersedia hanya saja pilihan waktunya mungkin sudah tidak banyak. Tapi saya sarankan jika ingin traveling dengan slower train sebaiknya booking beberapa hari sebelumnya, karena tiket slower train khususnya hard sleeper lebih cepat sold out dibanding bullet train.

Baca juga : Drama pembelian tiket kereta di Guangzhou

BOARDING KERETA
Pada intinya boarding di setiap station itu sama saja. Setelah mendapatkan tiket fisik, ke ruang tunggu sesuai dengan tiket dan menunggu sampai 'auto gate" ke platform dibuka yang biasanya 15-30 menit sebelum kereta berangkat. Di gate ini kita harus scan tiket fisik kita. Perhatikan layar pengumumam.saya Tetapi kalau di station yang besar seperti Guangzhouo, saya melaukan scanning dua kali. Yang pertama scan di auto gate untuk masuk ke area keberangkatan, terus pemeriksaan tiket dan barang bawaan untuk masuk ke ruang tunggu yangsesuai dengan tiket. Nah di ruang tunggu ini kita akan menunggu jadwal kereta berangkat, lalu scan tiket kembali di "auto gate" sebelum ke platform.

Di tiket tertulis jelas informasi gerbong dan no seat kita. Kalau ragu biasanya saya menanyakan orang orang di sekitar atau petugas. Dan syukur banget selama perjalanan 24 hari di China kemarin saya tidak terlalu menemukan kesulitan yang berarti kecuali di Chongqing dan Guangzhou.

Jadi kalau mau hemat tapi tidak mau terlalu capek? Beli hard sleeper ticket di station langsung. Iritnya pake banyak.



You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar