Skip to main content
TravelNimble

follow us

Cuma punya waktu sehari di Guangzhou, kemana saja?

Walaupun saya berada di Guangzhou ini tiga hari, tapi efektif explore kotanya cuma sehari. Kalau mengikuti gaya traveling saya yang lama, walaupun 1 hari bisa saja saya menyelesaikan semua main attraction di Guangzhou ini.
Tapi kali ini saya ingin menjalani gaya traveling impian saya. Tak perlu bangun pagi pagi. Menikmati sarapan santai di hostel, tak perlu mengejar semua tempat wisata yang ada di Guangzhou ini.

Waktu sudah menunjukkan pukul satu siang saat saya meninggalkan hostel untuk explore Guangzhou. Transportasi umum yang saya gunakan adalah subway dan karena sudah terbiasa dengan subway/mrt di negara lain, maka tidak ada issue yang berarti. VPN saya pun bekerja normal dan sangat bagus sehingga aplikasi yang saya inginkan dapat dibuka.

Dengan waktu yang tersisa, berikut ini adalah tempat yang berhasil saya kunjungi.
1. Shamian Island
Letaknya dekat dengan pusat kota, stasiun subway terdekat adalah Huangsha. Dari exit F stasiun Huangsa, cukup berjalan kaki ke tempat ini. Untuk sampai ke Shamien Island ini kita harus menyebrang jembatan penyebrangan dulu, jangan kuatir informasi di area ini sangat jelas dan menggunakan bahasa Inggris dan Chinese, jadi seharusya tidak ada masalah.
Menurut saya jembatan penyebrangan ini juga menarik karena hampir sama tinggi dengan jalan layang untuk mobil. Dan karena jembatan penyebrangan ini berada di sebuah persimpangan, menarik juga melihat arus mobil yang berada di jalan layang dan juga dibawahnya.

Sebenarnya tempat ini bukan benaran pulau, tetapi sebuah area di pinggir sungai Pearl. Dulunya Shamien Island ini adalah pelabuhan penting bagi perdagangan luar negeri Guangzhou. Orang asing hidup dan melakukan bisnis di area ini. Pada tahun 1859 Inggris dan Perancis menggali sungai buatan sehingga membuat seolah olah pemukiman ini berada di pulau tersendiri. Pulau ini terhubung ke daratan dengan dua jembatan.

Karena memang dulunya ditinggali oleh orang orang asing maka gaya arsitektur bangunan di daerah ini adalah bergaya Eropa. Bangunan disini sekarang banyak digunakan menjadi kantor pemerintah, toko toko dan lain sebagainya.
Apa yang bisa dilihat disini ? Sebenarnya tidak banyak, hanya rumah rumah bergaya Eropa dengan suasana yang asri. Bagus untuk relaxing, sepeda-an ataupun people watching. Selain itu menurut saya tempat ini biasa saja, saya menghabiskan waktu kurang lebih 2 jam. Yang menarik perhatian saya disini adalah Starbuck, bergaya bangunan ala Eropa, dengan beberapa kursi dan meja outdoor, dibawah pohon yang rindang. Suasananya asyik banget buat nongkrong.

2. Beijing Lu
Lokasi ini paling dekat dengan metro Beijing Lu, cukup jalan kaki sekitar 10 menit. Beijing Lu ini adalah shopping area di kota Guangzhou yang luas dan yang lebih menyenangkan adalah bebas kendaraan. Jangan bayangkan kalau jalanannya kecil atau sempit, jalanan di depan toko toko tersebut sangat lebar, seperti jalan raya pada umumnya. Nah di tengah jalan tersebut digunakan juga untuk berjualan, tapi space untuk pejalan kaki sangat luas luas.

Apa saja yang dijual disini? Banyak. Mulai dari sepatu, baju, skin care, aksesoris dan lain lain. Selain wisata belanja di tengah tengah pusat perbelanjaan Beijing Lu ini terdapat situs bersejarah jalan kuno yang dibangun dimasa Dinasti Qing "Relic of Millenium – Old Pavements" dan ada juga Dafo Temple yang indah.

Berapa lama waktu yang dibutuhkan disini? Tergantung kebutuhan. Bagi yang senang belanja mungkin bisa seharian, tapi bagi saya yang tidak punya budget belanja, beberapa jam saja sudah cukup.

3. Pearl River dan Canton Tower
Pearl River ini merupakan sungai terpanjang ketiga di China. Aliran sungai ini merupakan gabungan dari 4 sungai di China yaitu sungai Xi, sungai Liuzi, sungai Bei dan sungai Dong. Di pinggiran sungai ini terdapat banyak hotel, café, restaurant dan juga hostel. Trotoar yang dibangun di tepi sungai ini sangat lebar sehingga menyenangkan untuk jogging atau sedekar jalan kaki. Pohon pohon rindang di tepi jalan menambah asri area ini.

Kapan harus mengunjunginya? Pagi atau siang juga bisa tapi menurut saya paling menarik adalah malam hari karena di malam hari lampu lampu bangunan di sekitar sungai akan menyala, refleksi cahaya dari lampu jembatan dan bangunan sangat menarik, mirip seperti di Victoria Harbour Hong Kong.

Kalau mau naik cruise di malam hari juga bisa, banyak pilihan jenis kapal yang bisa diambil tapi saya tidak naik karena out of my budget. Ada sekitar 5 wharf yang bisa dijadikan pilihan untuk memulai cruise, pilih saja yang terdekat dengan lokasi kamu. Karena posisi saya ada di Beijing Lu, maka wharf terdekat adalah Tianzi Wharf. Dari Beijing Lu sekitar 20 menit jalan kaki.
Saya cukup beruntung memilih wharf ini karena dari sini saya bisa melihat canton tower sekaligus walaupun kelihatannya tidak terlalu besar, tapi cukuplah menurut saya. Lagian saya juga tidak berniat untuk naik ke atas tower tersebut.

Waktu sudah menunjukkan pukul 9 malam saat saya meninggalkan area ini menuju Haizhu Square Station. Di luar bayangan saya, jalan sendiri di kota Guangzhou di malam hari seperti ini cukup aman, tidak ada orang yang menggoda ataupun menganggu. Jadi hal ini menambah sedikit kepercayaan diri saya untuk solo traveling.

You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan topik postingan. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar