Skip to main content
TravelNimble

follow us

Rencana 120 Hari Perjalanan China, Russia Dan Eropa

Perjalanan ini merupakan salah satu mimpi yang akhirnya bisa saya realisasikan. Banyak yang bilang saya nekat meninggalkan pekerjaan saya yang nyaman, tapi saya tahu bahwa untuk segala sesuatunya harus ada yang dikorbankan. Sebenarnya saya ingin mengambil rute Trans Siberia dari Beijing ke Russia melalui Mongolia (Trans Siberia), tetapi karena visa dan respon dari agent Mongolia tidak terlalu responsive, jadi plan pun dirubah mengambil rute Trans Manchuria. Tapi di prosesnya, setelah hitung hitungan biaya, waktu dan mempertimbangkan kota yang akan saya lewati, akhirnya option pun beralih menjadi terbang langsung dari Beijing ke Irkutsk, karena kebetulan ada tiket pesawat yang harganya murah.

Setelah banyak research dan kalkulasi, rencana perjalanan panjang saya ini pun lebih focus ke China, Russia dan Eropa. Lama perjalanan kurang lebih 90 hari atau sampai dengan budget saya habis, mana yang lebih cepat.

SINGAPORE - 2 hari
Saya harus singgah di negara ini karena saya hanya berhasil mendapatkan tiket murah ke China dari sini. Kebetulan saya belum pernah ke Garden the Bay, jadi sekalian mampir. Kesempatan ini juga saya manfaatkan untuk bertemu dengan teman lama dan juga mengurus dokumen yang telah lama terpending.


CHINA – 23 hari
Negara China begitu luas, 2 bulan mungkin tidak cukup waktu untuk explore negara ini, jadi kita harus selektif dalam membuat itinerary sehingga biaya transportasi tidak terlalu mahal. Itinerary saya di China ini sangat flexible, saya memilih kota kota yang searah sehingga saya akan tiba di Beijing sekitar tanggal 2 Oktober 2018, karena penerbangan saya ke Irkutsk tanggal 6 Oktober 2018 subuh.

Memilih kota kota apa saja yang dikunjungi tidaklah gampang, apalagi saya sama sekali buta dengan China, tidak pernah kepikiran untuk mengunjungi negara ini. Tetapi internet hampir selalu memberikan jawaban dan akhirnya saya pun berhasil memilih milih kota yang akan saya kunjungi yaitu Guilin, Yangshuo, Zhangjiajie, Xi’an, Huashan dan Beijing.

RUSSIA – 20 hari
Kenapa harus Russia? Russia di kalangan traveler sedang naik daun, apalagi seringnya ada tiket promo ke Russia baik dari Jakarta maupun Kuala Lumpur. Selain itu saya memilih Russia karena Russia menjadi jembatan saya dari China ke Eropa. Di Russia saya akan memulai dari Irkutsk, Yekatinburg, Kazan, Moscow, St Peterburg dan beberapa kota lainya.

Perjalanan dari Irkutsk akan menggunakan train sampai dengan St Peterburg. Jadi walaupun saya batal mengambil rute Trans Siberia dari Beijing, setengah dari jalur kereta lokal saya di Russia ini akan mengambil jalur Trans Siberia.

EROPA – 40 hari
Rencana awal saya ingin sekitar 2 bulan di benua ini, tetapi karena nilai tukar mata uang yang terus melambung tinggi sebelum keberangkatan saya, terpaksa itinerary di Eropa ini saya kurangi. Kali ini saya akan lebih banyak mengunjungi negara-negara di Eropah Timur dan Tenggara/Balkan seperti Estonia, Lithuania, Latvia, Slovenia dan Rumania dibandingkan Eropa Barat karena biaya di negara negara Eropa Timur dan Balkan jauh lebih murah dibanding dengan Eropa Barat.

Sebenarnya kalau mau lebih irit bisa focus di Eropa Timur dan Balkan saja, tetapi karena beberapa negara Balkan itu lebih terkenal akan pantai/lautnya sementara saya akan berkunjung di autum dan musim dingin, rasanya saya akan buang buang waktu dan budget.

Di Eropa juga tidak ada itinerary yang pasti, yang jelas saya ada beberapa tempat yang harus saya datangi yaitu Santorini di Yunani, Hallstat di Austria dan Paris tentunya, sekalian mengunjungi teman saya yang memang tinggal di Paris. Itinerary saya akan disesuaikan dengan harga tiket pesawat yang murah. Saya memang akan beberapa kali naik pesawat agar lebih efesien, tapi tentunya kalau ada tiket yang murah.

MOROCCO – 14 hari
Awalnya saya menjadikan negara ini sebagai optional karena katanya agak seram kalau untuk perempuan travelling sendiri ke negara ini. Bukan karena rampok atau pencullikan tetapi lebih kepada para lelakinya yang masih suka “catcalling”, tetapi karena saya sudah cukup pede untuk travelling sendiri plus saya agak galak, saya pun memutuskan untuk ke negara ini, mengurangi jatah saya di Eropa.
Kebetulan tiket dari beberapa negara Eropa ke negara ini juga sangat murah dan orang Indonesia juga tidak perlu visa untuk kesini, Rute yang akan saya ambil adalah Marrakesh, Fes, Casablanca dan tentunya Chefchaouen.


TURKEY – 20 hari
Negara ini juga awalnya saya buat sebagai OPTIONAL tetapi setelah pertimbangan matang, saya pun memutuskan untuk singgah beberapa minggu di negara ini. Lalu rencananya saya akan pulang dari negara ini ke Indonesia. Kota kota yang rencananya akan saya kunjungi adalah Istanbul, Selcuk, Cappadocia, Izmir dan beberapa kota lainnya, tergantung budget yang masih tersisa di akhir trip panjang ini.

Sepertinya rencana saya yang awalnya cuma 90 hari akan sedikit molor, mudah mudahan budget nya tidak meleset jauh. Semoga planning perjalanan ini berjalan dengan lancar dan nantinya dengan bangga aku bisa katakana “FINALLY I DID IT”.


You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan topik postingan. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar