Skip to main content
TravelNimble

follow us

Itinerary 10 hari di Jepang

Dari awal saya menyusun itinerary Jepang ini cukup santai dengan hanya memasukkan 3 kota besar yang akan saya kunjungi yaitu Tokyo, Kyoto dan Osaka. Tapi ada daya, 1,5 bulan sebelum keberangkatan, saya membaca pengumuman di website bahwa Alpine Route dibuka lebih awal. Alpine Route yang biasanya dibuka sekitar tanggal 16 April, tahun ini dibuka tanggal 15 April.

Cukup lama saya tidak bisa memutuskan apakah akan tetap dengan schedule awal atau menyisipkan Alpine Route di Itinerary Jepang, yang berarti harus siap untuk capek banget. Dan akhirnya dengan pertimbangan bahwa belum tentu dapat kesempatan lagi, saya pun memasukkan Alpine Route ke dalam Itinerary.

Sehingga Itinerary saya selama 10 hari di Jepang pun menjadi seperti dibawah ini. Tidak efisien karena kami harus memutar, tapi saya cukup puas walaupun di dalam perjalanan kadang saya sibuk mencari hostel, karena itinerary kami yang tidak saya set fix.

Day 1, Jakarta - Tokyo
Kami naik pesawat malam dari Jakarta, transit sebentar di Kuala Lumpur, mendarat di Tokyo pagi hari.

Day 2, Tokyo
Tujuan hari ini adalah ODAIBA, menikmati Hanami di Ueno Park dan window shopping di Ameya Yokocho.


Day 3, Tokyo
Pagi hari diawali dengan kunjungan ke Chidori-Ga-Fuchi yaitu salah satu tempat yang paling bagus untuk melihat sakura yang mekar. Kemudian dilanjutkan ke Shibuya, Harajuku dan berakhir di Asakusa Distric.


Day 4, Gunung Fuji, Kawaguchiko
Banyak tempat menarik yang bisa kita kunjungi di area ini, 2 hari menurut saya adalah waktu yang tepat untuk mengunjungi tempat ini. Tapi jika kita hanya punya waktu 1 hari, kita tetap bisa kok mengunjungi tempat ini. Kami juga hanya punya 1 hari di Kawaguchiko, berusaha memaksimalkannya sesuai dengan point interest saya dan saya cukup puas. Dari hotel di Tokyo kami check out menitip barang di Tokyo Station, naik bis ke Kawaguchiko Station, dan malamnya kami naik WILLER bis dari Shinjuku ke Toyama.


Day 5, Toyama.
Seharusnya hari ini jadwalnya adalah ke Shirakagawo, tetapi karena jadwal bis pagi sudah penuh dan sore ini kami harus berangkat ke Osaka maka Shirakagawo ini pun terpaksa direshedule. Salah satu yang paling menarik untuk dikunjungi disini adalah Higashi Chaya District.

Day 6, Kyoto
Menghabiskan seharian di Kyoto dengan tujuan Ginkakuji, Kinkakuji, Kiyomizudera dan malamnya mampir ke Fushimi Inari, tapi sayang kami tidak bisa mengambil foto yang menarik disini karena sudah gelap. Padahal beberapa blogger bilang kalau malam hari bagus untuk photo.


Day 7, Kyoto dan Osaka
Masih penasaran dengan Fushimi Inari dan Arashimaya saya kembali ke Kyoto, menghabiskan hampir setengah hari di Kyoto. Dan dilanjutkan ke Osaka Castle, sorenya kami ke Shinsaibashi dan wisata kuliner di Dotonburi.


Day 8, Shirakagawo
Saya membooking bis pagi ke Shirakagawa, jadi dari Osaka kami mengambil train yang paling pagi. Selesai di Shirakagawo saya mengambil bis yang ke Takayama dan malamnya dilanjutkan dengan kereta ke Toyama


Day 9, Alpine Route
Beruntung station dari kereta ini berada dalam 1 bangunan dengan hostel kami, jadi bangun pagi saya langsung bisa tiket di loket. Pada awal awal buka Alpine Route ini memang sangat ramai.

Day 10, Osaka - Jakarta


Itinerary 10 hari kami di Jepang ini termasuk padat dan melelahkan khususnya di hari terakhir, tapi saya cukup puas dengan bisa merasakan "spring" dan "winter" secara bersamaan. Kita menikmati sensasi buka sakura yang mekar di hampir semua kota yang kita kungjungi plus kita merasakan sensasi hujan salju yang lebat di Alpine Route.

You Might Also Like:

Comment Policy: Tuliskan komentar yang sesuai dengan postingan. Komentar yang berisi link tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar